Follow Reveal

Situs resmi LAPISRITE

Belessunu sebagai relief bata berglasir, kepang tebal di bahu, kedua telapak tangan terbuka menantang, tangan kanan dibalut linen

LAPISRITE

Lima musim lalu namanya dihapus dari tanah liat.

Gulat satu lawan satu di tujuh gerbang Kish-Adara. Tahun ini ia kembali ke lingkaran.

Follow Reveal

PC Early reveal

Babak satu

The Seal

Tangan kanan Belessunu yang dibalut linen memegang silinder lapis, tangan kirinya mengukir dengan pahat perunggu Silinder segel batu lapis bertutup perunggu, berukir dua pegulat dan deretan gerbang

Lima musim lalu Belessunu kalah di gerbang ketujuh. Enkiname mengangkatnya dari tanah liat dan menjatuhkannya di luar lingkaran. Tangan kanannya patah di dua tempat.

Di Kish-Adara, nama pegulat yang kalah di Lion Gate dihapus dari tanah liat kota sebelum tanah itu kering. Namanya ikut dihapus.

Ia tidak kembali ke lingkaran. Ia pergi ke Aula Pemahat dan belajar memegang pahat dengan tangan kiri. Sekarang dialah yang mencatat: tiap gulat diukir di batu lapis, lalu digulung di tanah liat basah. Kota membaca hasilnya di sana.

Belessunu, tiga puluh tiga tahun. Pemahat segel kota. Pegulat yang berhenti.

Aula Pemahat: bangku kayu dengan pahat perunggu, mangkuk air, gumpalan tanah liat, tiga silinder segel, rak tablet di belakang
Aula PemahatBangku yang sama selama lima musim. Silinder di ujung kanan belum pernah ia pakai.

Babak dua

The Seven Gates

Sungai naik. Tujuh gerbang dibuka, satu per hari. Belessunu duduk di bangku pencatat dengan silinder kosong di pangkuan dan mencatat enam di antaranya.

  1. Reed GateDua tukang perahu. Yang lebih tua menang dengan satu angkatan pinggul.
  2. Salt GateEnkiname. Lawannya menyerah sebelum tangan mereka bertemu.
  3. Kiln GateDua saudara. Ahatum menghentikan gulat ketika ibu mereka berdiri.
  4. River GateZakir dari hulu. Kalah, tetapi ia menyebut tiga serangan terakhir sebelum datang.
  5. Palm GateEnkiname lagi. Tanah liat di bawahnya retak seperti piring.
  6. Herd GateZakir menang dengan tiga tangkisan beruntun, matanya ke tanah.
  7. Lion GateBelum dicatat. Gulat penutup, juara melawan penantang.

Enkiname

Empat puluh enam tahun. Juara Lion Gate sejak sebelum Zakir lahir.

Ia tidak cepat. Ia berat, sabar, dan tahu lawan selalu lelah lebih dulu. Pinggangnya diikat kain madu, janggutnya diikat satu simpul supaya tidak bisa ditarik.

Ia tidak membenci siapa pun di lingkaran, dan dua puluh musim di Lion Gate tidak pernah memaksanya mengubah cara bergulat. Dialah yang mematahkan tangan Belessunu, dan dia satu-satunya yang tahu Belessunu masih bangun sebelum fajar untuk melatih pinggulnya.

Enkiname dari samping: tubuh besar, perut bulat, kepala gundul, janggut panjang diikat, lengan terbuka siap merangkul
River Gate saat banjir naik: lingkaran tanah liat abu-abu di tepi sungai cokelat, tiang alang, gerbang bata lapis dengan banteng madu Zakir dari belakang, menoleh lewat bahu kanan: kurus, rambut pendek, kain putih kapur di pinggang, satu tangan menyentuh tanah

Zakir

Sembilan belas tahun. Turun dari hulu dengan tali alang di pergelangan kaki.

Saat bergulat, matanya turun ke tanah liat di bawah kaki lawan. Di River Gate ia kalah, lalu duduk di samping bangku Belessunu dan bertanya kenapa cetakan di tanah selalu berulang.

Tiga cetakan, satu ramalan

Zakir menunjuk lingkaran River Gate. Tiap pertukaran meninggalkan cetakan: kaki yang bergeser, lutut yang turun, lengan yang meraih. Bila pola yang sama tercetak tiga kali, tanah liat membentuk ramalan. Tiga serangan lawan berikutnya terbaca sebagai tiga tanda.

Belessunu sudah lima musim membaca cetakan. Ia tahu satu hal lagi: segel yang digulung ulang mengganti urutan ramalan. Pegulat yang membacanya lebih dulu punya waktu untuk menangkis.

Coba di Lion Gate

Babak tiga

The Last Seal

Ahatum, hakim gerbang, dari samping: rambut kelabu disanggul, jubah panjang hitam bitumen, selendang kapur, tongkat ukur kayu

Lion Gate, hari ketujuh. Ahatum memukul tanah tiga kali dengan tongkat ukurnya. Pegulat yang dijadwalkan tidak datang.

Aturan kota tidak memberi pilihan. Gerbang yang dibuka harus ditutup dengan gulat, dan hanya orang yang namanya pernah tercatat di Lion Gate yang boleh menggantikan. Ahatum menoleh ke bangku pencatat.

Belessunu melepas silinder dari tali di lehernya. Semalam ia memahat ukiran tanpa tahu untuk siapa: perempuan berkepang, laki-laki besar, tujuh gerbang. Pagi ini ia mengerti untuk siapa ukiran itu.

Ahatum, lima puluh dua tahun. Hakim gerbang. Tidak pernah mengubah keputusan.

Roll the Seal

Gulung segel tiga kali sampai ramalan terbentuk. Lalu tangkis serangan Enkiname sesuai urutannya. Tiga tangkisan menutup gulat.

Halaman Lion Gate: lingkaran tanah liat basah, gerbang bata lapis berhias singa, bangku bata kosong Belessunu dalam kuda-kuda rendah Enkiname dengan lengan terbuka
Cetakan segel baru di tanah liat basah: perempuan berkepang mengangkat pegulat besar di atas pinggulnya, tujuh gerbang di atas, hakim bertongkat di kiri, garis sungai di bawah
Segel baru tercetak.

Tiga tangkisan, gulat selesai. Namamu tetap di tanah liat Lion Gate.

Gulung segel tiga kali untuk membaca ramalan.

Relief bata berglasir: Belessunu dan Enkiname saling mengunci lengan, dahi hampir bersentuhan, debu bata terlempar dari tanah di kaki mereka Close-up mata Belessunu dari samping, glasir madu retak halus, setetes keringat

Sore di Lion Gate

Enkiname tidak menahan diri, dan Belessunu tidak memintanya. Ia membaca tanah seperti membaca silinder di bangkunya. Rangkul. Sapu. Dorong. Pinggulnya turun sebelum lengan Enkiname datang.

Ahatum memukul tanah satu kali. Malam itu Belessunu menggulung segel terakhir dengan tangan kiri, di tanah liat yang masih basah.

Kali ini namanya tidak dihapus.

Kabar dari studio

Catatan Pemahat

Kami mulai dari satu benda: segel silinder seukuran jari, yang digulung di tanah liat dan meninggalkan gambar yang sama berulang-ulang. Dari situ datang aturan gulat LAPISRITE. Pola yang berulang tiga kali bisa dibaca.

Semua tokoh dibentuk seperti relief bata berglasir: datar, berat, bayangannya pendek. Kami membiarkan sambungan bata tetap terlihat di tubuh mereka, juga saat mereka jatuh.

Early reveal ini memperlihatkan Lion Gate, empat tokoh, dan satu gulat yang bisa kamu coba di halaman ini. Enam gerbang lain sedang dipahat.

Studio Tembikar Kish

Trailer LAPISRITE